Misteri Dunia - kapal hantu selama ini memang hanya populer jadi cerita fiksi dalam novel maupun film horor. Namun ternyata ada lho ‘kapal-kapal hantu’ yang benar-benar ada tapi justru tidak banyak mendapat perhatian orang. Awal minggu lalu (27/11), satu lagi kapal berisi 8 kerangka manusia tersapu ke perairan Jepang, tepatnya di Prefektur Akita. Meskipun berita itu pasti menghebohkan dan bisa viral jadi kisah misteri di negara lain, ternyata kejadian seperti itu sudah seringkali terjadi di berbagai wilayah Jepang.
Sebagaimana dilansir dari BBC, beberapa hari sebelum penemuan tersebut, ada kapal serupa yang ditemukan tetapi dengan kru yang masih hidup meskipun dalam kondisi kelaparan dan kedinginan. Sejak tahun 1980an, kapal-kapal berisi mayat maupun orang kelaparan ternyata terus berulang di Jepang dan perairan di sekitarnya. Pada awalnya, keberadaan kapal-kapal hantu ini jelas menimbulkan banyak pertanyaan tapi lama kelamaan para ahli yakin kalau mereka datang dari Korea Utara.
Banyak warga Korea Utara yang diperkirakan melarikan diri dengan kapal-kapal tersebut. Tetapi sejak Kim Jong-Un memimpin, semakin banyak kapal hantu bermunculan. Bukan hanya karena ingin membelot, tapi ternyata banyak warga Korut yang dipaksa melaut dan mencari ikan. Kasihan banget ya.
Setidaknya, menurut data dari Japanese Coast Guard ditemukan temuan bahwa sejak 2011 kapal-kapal hantu sudah berlabuh di perairan Jepang. Tercatat sebanyak 57 kapal hantu sepanjang tahun 2011 pernah berlabuh, beberapa di antaranya diduga sebagai pembelot. Masih dalam dugaan juga bahwa motif mereka untuk membelot adalah krisis pangan yang terjadi di Korea Utara.
Tahun 2012 jumlahnya berkurang, yaitu sejumlah 47 kapal. Namun jumlah ini meningkat tajam, yaitu sebanyak 80 kapal. Ahli Korea Utara dari Jepang Satoru Miyamoto meyakinkan bahwa kapal-kapal hantu yang datang ke Jepang berasal dari Korea Utara yang merupakan imbas dari pernyataan Kim Jong-Un untuk memperluas industri perikanan.
Masih dari Satoru Miyamoto, dampak dari pernyataan Kim Jong-Un adalah penangkapan hasil laut yang dilakukan oleh para awak yang kurang ahli. Pemetaan kondisi cuaca yang buruk juga menjadi sebab kenapa banyak nelayan dari Korea Utara terdampar di perairan Jepang.
Meski belum ada jumlah pasti tentang seberapa banyak pembelot yang melarikan diri ke Jepang. Namun, ditemukan bahwa sepanjang 1987 sampai 2011 sekitar 24 pembelot telah melarikan diri. Beberapa di antaranya secara tak sengaja terbawa arus ke Jepang, namun sebagian besar memang bertujuan untuk melarikan diri ke Jepang.






0 komentar:
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.